8 Alat Musik Tradisional Sumsel, Warisan Leluhur yang Wajib Dijaga, Melodi Keindahannya Menggetarkan Jiwa

Kamis 28-03-2024,12:38 WIB
Reporter : Juli Aulia
Editor : Bethanica

Marawis biasanya digunakan untuk mendampingi lagu nuansa religi saat upacara keagamaan masyarakat setempat.

BACA JUGA:Pempek Lenggang, Makanan Khas Palembang yang Jadi Kuliner Favorit Untuk Buka Puasa

BACA JUGA:5 Makanan dari Ikan Asli Muba, Punya Cita Rasa yang Khas di Lidah

6. Kenong

Alat musik kenong berasal dari daerah Tanjung Sakti, provinsi Sumatera Selatan.

Kenong termasuk dalam kategori alat musik berpencu.

Alat musik ini terbuat dari tembaga dan memiliki bentuk bulat dengan bagian tengah yang timbul, yang dimainkan dengan cara dipukul pada bagian tengah yang timbul/menonjol.

 

7. Burdah

Alat musik tradisional ini sejenis dengan alat musik gendang dengan ukuran besar dan dibuat dari bahan kulit hewan dan kayu nangka. 

Mengapa alat musik ini disebut Oku karena namanya yang berasal dari masyarakat setempat. 

Arti kata Oku berasal dari sebutan alat musik masyarakat Ogan Komering Ulu yang disingkat menjadi OKU.

Umumnya alat musik Burdah ini dimainkan pada saat acara adat lokal dan berperan menjadi alat musik ritmis. 

Selain itu, burdah juga dimainkan sebagai pengiring gerakan pencak silat.

BACA JUGA:8 Makanan Khas Bumi Seganti Setungguan Lahat, Enaknya Bikin Ga Bisa Berhenti Ngunyah

BACA JUGA:5 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Membuat Maksuba, Kue Basah Bangsawan Khas Palembang untuk Hindangan Lebaran

Kategori :