BACA JUGA:Awas! Berbuka Puasa dengan Minuman Bersoda, Ini Dampaknya bagi Tubuh
Jahe dikenal memiliki efek anti-inflamasi yang membantu meredakan peradangan ringan serta melancarkan sirkulasi darah.
Efek hangatnya memberi rasa nyaman dan membantu kepala terasa lebih ringan.
3. Membantu Meredakan Batuk dan Tenggorokan Tidak Nyaman
Batuk kering maupun berdahak bisa muncul saat daya tahan tubuh menurun.
BACA JUGA:Jelang Ramadan, Ini Daftar Minuman yang Sebaiknya Dihindari Saat Sahur
BACA JUGA:Tak Sekadar Segar! Ini Manfaat Es Jeruk Saat Berbuka Puasa yang Wajib Diketahui
Jahe bekerja sebagai ekspektoran alami yang membantu mengencerkan lendir di saluran pernapasan.
Dikonsumsi secara rutin, jahe juga memberi efek menenangkan pada tenggorokan yang terasa gatal atau perih.
4. Menurunkan Demam Secara Alami
Saat tubuh melawan infeksi, suhu tubuh bisa meningkat.
BACA JUGA:Puasa Tetap Kuat Sebulan Penuh! Ini 6 Cara Sederhana Agar Tubuh Selalu Fit Saat Ramadan
BACA JUGA:Puasa Seharian Tetap Bertenaga? Coba Konsumsi Buah Kweni Ini
Jahe memiliki sifat antipiretik yang membantu tubuh menurunkan panas secara perlahan.
Selain itu, jahe juga mendukung sistem imun agar bekerja lebih optimal melawan virus dan bakteri penyebab demam.
5. Menenangkan Sistem Pencernaan
Perubahan jam makan saat puasa sering membuat perut kembung, mual, atau terasa tidak nyaman.
BACA JUGA:Rahasia Sehat Alami! 7 Manfaat Temulawak yang Sering Dianggap Sepele
BACA JUGA:Kenapa Kurma Selalu Jadi Menu Berbuka? Ini 8 Manfaatnya bagi Tubuh