Biarkan Kampus Tumbuh dari Akarnya

Jumat 18-09-2026,04:27 WIB
Reporter : Sulis Utomo
Editor : Sulis Utomo

Kita mungkin menghasilkan semakin banyak lulusan, tetapi belum tentu menghasilkan manusia yang bertanggung jawab terhadap pengetahuan, masyarakat, dan nuraninya sendiri.

Biarkan Ia Berakar

Arah kebijakan mutu terbaru sebenarnya memberikan peluang untuk keluar dari jebakan keseragaman.

Sistem penjaminan mutu memberi ruang bagi perguruan tinggi untuk mengembangkan indikator yang sesuai dengan visi, misi, positioning, dan karakter institusinya. Ini arah yang patut dijaga.

Tantangannya adalah memastikan semangat tersebut tidak berhenti pada tingkat kementerian atau universitas, tetapi benar-benar sampai kepada fakultas, program studi, dosen, dan mahasiswa.

Sebab keberagaman perguruan tinggi tidak cukup diakui melalui dokumen. Ia harus mendapatkan ruang dalam cara kita mengukur keberhasilan.

Kita membutuhkan standar nasional untuk memastikan tidak ada perguruan tinggi yang berada di bawah mutu yang seharusnya.

Tetapi setelah standar dasar itu terpenuhi, berikan ruang kepada kampus untuk menemukan keunggulannya sendiri.

Biarkan program studi bertanya kepada lingkungan tempat ia tumbuh.

Biarkan dosen menemukan masalah yang dianggap penting oleh ilmu dan masyarakatnya.

Biarkan mahasiswa mengenali dunia bukan hanya melalui apa yang sedang ramai dibicarakan secara global, tetapi juga melalui persoalan yang setiap hari mereka lihat, dengar, sentuh, dan alami.

Dan yang tidak kalah penting, biarkan kampus tetap menjadi ruang yang menjaga manusia tetap waras.

Waras ketika kekuasaan terlalu kuat.

Waras ketika pasar terlalu dominan.

Waras ketika teknologi bergerak terlalu cepat.

Waras ketika masyarakat terbelah.

Waras ketika kebenaran menjadi tidak populer.

Kategori :