Banner Honda PCX

Biarkan Kampus Tumbuh dari Akarnya

Biarkan Kampus Tumbuh dari Akarnya

Penulis: Harry Yogsunandar, S.IP., M.I.Kom, Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UNSRI-Ist-

Program studi pun demikian.

Program Studi Ilmu Komunikasi di satu wilayah dapat tumbuh kuat karena berhadapan dengan industri media.

Di tempat lain ia mungkin berkembang melalui persoalan komunikasi masyarakat pesisir, kebencanaan, lingkungan, budaya lokal, masyarakat rural, atau perubahan sosial akibat industri ekstraktif.

Tidak ada satu pun yang lebih rendah dibandingkan yang lain. Justru dari perbedaan itulah pengetahuan berkembang.

Karena itu, kekhasan program studi seharusnya bukan sekadar kalimat indah yang disimpan dalam dokumen visi atau borang akreditasi.

Ia seharusnya menjadi akar yang menentukan dari mana ilmu memperoleh makanannya dan ke mana cabang pengetahuan dikembangkan.

Secara normatif, gagasan ini sebenarnya bukan sesuatu yang asing dalam sistem pendidikan tinggi Indonesia.

Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi mengakui kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik, serta otonomi keilmuan.

Undang-undang tersebut juga menempatkan kebebasan sivitas akademika untuk mendalami dan mengembangkan ilmu pengetahuan melalui Tridharma sebagai bagian penting kehidupan perguruan tinggi.

Kebijakan pendidikan tinggi terbaru juga bergerak ke arah diferensiasi misi: perguruan tinggi diberi ruang menentukan fokus pengembangan sesuai kekuatan, potensi, dan peluangnya.

Artinya, secara konseptual kita sebenarnya telah mengakui satu hal penting: kampus tidak harus tumbuh menjadi pohon yang sama.

Ketika Ukuran Menjadi Tujuan

Masalahnya bukan sekadar pada ada atau tidak adanya otonomi secara formal.

Persoalan yang lebih penting adalah bagaimana otonomi itu hidup dalam praktik sehari-hari.

Sebuah program studi mungkin bebas menentukan visi keilmuannya.

Dosen mungkin bebas memilih tema penelitian. Fakultas mungkin memiliki rencana strategis sendiri.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait