Banner Honda PCX

Retribusi Parkir Jadi Sorotan, Prisma Minta Dishub OKI Transparan

Retribusi Parkir Jadi Sorotan, Prisma Minta Dishub OKI Transparan

Ilustrasi Dishub OKI diminta transparan dalam pengelolaan retribusi parkir -palpres.com -

KAYUAGUNG, PALPRES.COM - Tidak tercapainya retribusi parkir di Pasar Shoping Center Kayuagung dan sekitarnya menjadi sorotan berbagai pihak.

Potensi besar retribusi parkir di wilayah Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) diduga menguap tanpa jejak.

Ya, di tengah padatnya aktivitas ekonomi dan luasnya titik parkir, angka retribusi yang masuk ke kas daerah justru tergolong minim.

Fakta ini memunculkan kecurigaan publik bahwa persoalan parkir di OKI bukan semata soal teknis pengelolaan, melainkan indikasi adanya kebocoran sistemik yang berpotensi merugikan daerah.

BACA JUGA:Intensitas Hujan Meningkat, Polisi Cek Kondisi Terkini Sungai Komering OKU Timur, Masih Amankah?

BACA JUGA:Langkah Tegas Bid Propam: Awasi Langsung Personel Ops Keselamatan Musi 2026 Agar Cegah Pelanggaran Prosedur

Polemik pengelolaan parkir di kawasan Shopping Center Kayuagung menjadi pintu masuk terbukanya persoalan tersebut.

Sengkarut penentuan pengelola, tarik-menarik kepentingan, hingga lemahnya kejelasan kewenangan dinilai mencerminkan rapuhnya tata kelola parkir secara keseluruhan.

Termasuk parkir tepi jalan umum yang seharusnya menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang signifikan.

Pengamat Kebijakan Publik dari Pusat Riset Kebijakan dan Pelayanan Masyarakat (Prisma), Salim Kosim, menilai pemerintah daerah perlu membuka secara transparan pengelola sejumlah titik parkir.

BACA JUGA:Kantongi SK Resmi, Herman Ismail Belum Bisa Kelola Parkir Shopping Center Kayuagung

BACA JUGA:Resmi Jabat Wakalemdiklat Polri, Irjen Pol Andi Rian Pamit dari Polda Sumsel dengan Pesan Mendalam

“Jika parkir di Shopping Center Kayuagung saja berpolemik soal pengelola, maka wajar publik mempertanyakan parkir di tepi jalan umum.

Apakah Dishub benar-benar mengelola sendiri, atau ada pihak lain yang menikmati,” ujar Salim, Rabu 4 Februari 2026.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: