Honda

Ini Pengakuan Miris Janda Cantik di OKU Timur Korban Penganiayaan Oknum Kades

Ini Pengakuan Miris Janda Cantik di OKU Timur Korban Penganiayaan Oknum Kades

Reni (33), janda cantik, warga Belitang, korban penganiayaan oknum kades, harus kehilangan penghasilan hingga ratusan juta rupiah akibat tidak bisa kerja. -Arman-Palpres.com

MARTAPURA, PALPRES.COM - Reni (33), janda cantik, warga Belitang harus merasakan sakit luar biasa karena salah satu jarinya patah akibat kekerasan yang dilakukan oknum kades.

Menurut Reni, akibat penganiayaan itu, ia tidak bisa bekerja sehingga harus kehilangan penghasilan ratusan juta rupiah.

"Saya kerja di salah satu tempat hiburan di Baturaja. Akibat musibah ini, saya sudah hampir 4 bulan tidak kerja. Sementara saya harus mengeluarkan biaya pengobatan dan makan," kata Reni sedih.

Ia meminta pihak kepolisian segera memberikan keadilan buat dirinya.

BACA JUGA:Sadis! Oknum Kades di OKUT Menganiaya Janda Hingga Patah Tangan

"Kasus ini sudah lama dilaporkan. Namun sampai saat ini kades tersebut belum ditangkap," katanya.

Reni mengatakan, dirinya akan datang lagi ke kantor Polres OKU Timur untuk mempertanyakan kapan kades tersebut diproses hukum.

"Memang kades sudah pernah mediasasi dengan saya. Melibatkan, camat, polisi, dan aparat desa. Tapi tidak menemukan titik temu. Saya menuntut kerugian selama sakit, pengobatan, dan kerugian selama saya tidak kerja," ungkapnya.

Salah satu oknum kepala desa (kades) di Kabupaten OKU Timur diduga melakukan penganiayaan terhadap Reni (33). 

Oknum kades berinisial SG tersebut mendatangi kontrakan korban yang berstatus janda di Kecamatan Belitang Madang Raya.

Lalu si oknum kades ini langsung masuk kamar korban.

Berdasarkan penuturan korban, kejadian itu pada 16 Mei 2022 sekira pukul 22.00 WIB.  

Karena kaget, Reni menyusul masuk ke kamarnya mempertanyakan maksud dan tujuan oknum Kades tersebut dan terjadilah penganiayaan itu. *

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: