Honda

Tujuh ASN Dinas Pertanian OKU Pensiun

 Tujuh ASN Dinas Pertanian OKU Pensiun

Penjabat Bupati OKU H Teddy Meilwansyah menyerahkan bingkisan kepada ASN Dinas Pertanian OKU yang Purna Bakti atau pensiun-Yenson-palpres.com

"Untuk itu, edukasi harus masif dilakukan baik oleh institusi seperti Kejati dan Kejari maupun institusi terkait lainnya," katanya.

BACA JUGA: Hadiri Malam Perkenalan Kajati Sumsel, Pj Bupati OKU Doakan Semoga Sukses dan Amanah

Dia mengungkapkan, jika Sumsel memiliki potensi menjadi pusat penegakan hukum dan edukasi hukum yang baik. 

Edukasi hukum tersebut, lanjutnya, merupakan suatu keharusan, termasuk juga di Kabupaten dan Kota yang ada di Sumsel.

Herman Deru juga berharap semangat kebersamaan itu semakin tinggi untuk menjadikan Sumsel, tempatnya penegakan hukum dan edukasi hukum yang baik.

 “Kami apresiasi komitmen Kajati untuk memberikan pendampingan hukum bagi pemerintah di lingkungan Provinsi Sumsel, agar mereka tidak sampai melanggar, ini upaya kita juga untuk meminimalisir pelanggaran hukum,” pungkasnya.

BACA JUGA:Dewan Dorong Disdukcapil OKU Optimalkan Keakuratan Data Kependudukan

Di sisi lain, Herman Deru juga meminta agar Kajati yang baru segera menunjuk Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) yang mengalami kekosongan.

Diketahui, Sarjono Turin baru dua pekan belakangan menjabat sebagai Kepala Kejati Sumsel.

Dimana sebelumnya, Sarjono Turin menjabat sebagai Direktur Upaya Hukum Luar Biasa, Eksekusi dan Eksaminasi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung.

Sementara itu, Kajati Sumsel Sarjono Turin mengatakan, dirinya berkomitmen dalam melaksanakan tugas, dan bersinergi akan membantu pemerintah di lingkungan Provinsi Sumsel dalam proses pencegahan pelanggaran hukum.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: palpres.com