Kamu Sedang Malas? Gunakan Metode 5 Detik, Ini Penjelasannya

Senin 20-11-2023,21:13 WIB
Reporter : Hendra Djamal
Editor : Sulis Utomo

Penjelasan dari sisi sainsnya seperti ini: bila kita sedang melihat anak yang tenggelam di kolam renang atau mau ketabrak motor di jalan, kita langsung buru-buru mau menyelamatkan anak tersebut tanpa berpikir panjang. 

BACA JUGA:Rezeki Tambahan dari Pemerintah, Dana Bansos Rp400 Ribu Cair di KKS KPM Kategori Ini, Cek Sekarang Juga

BACA JUGA:SP2D Keluar! 3 Bansos Kemensos Cair via Pos di Tanggal Ini, Tunggu Undangannya Ya

Cara pemikiran cepat ini dilakukan oleh bagian otak kita yang dinamakan Prefrontal Cortex. 

Ketika kita mau menyelamatkan anak tersebut, kita tidak mungkin menghabiskan waktu kita untuk mikir, seberapa cepat motornya melaju?

Atau memikirkan opsi mana yang terbaik untuk menyelamatkan anak tersebut? 

Pasti kita langsung reflek mau nyelamatin aja tanpa mempertimbangkan banyak hal.

BACA JUGA:Koleksi Para Sultan, Ini Batu Permata Termahal dan Paling Istimewa

BACA JUGA:Koleksinya Para Sultan, Inilah 4 Batu Akik Paling Istimewa dan Termahal, Kamu Punya?

Tapi realitanya otak kita lebih sering memakai bagian yang berfungsi untuk berpikir secara rasional. 

Bagian otak tersebut yang dari dulu dipakai untuk menghindari bahaya,  saat nenek moyang kita bertahan hidup dari binatang buas, misalnya.

Namun sering kali dalam proses pemikiran tersebut, otak kita selain mempertimbangkan bahayanya, juga memikirkan seberapa besar usaha yang harus kita lakukan untuk menyelesaikan aktivitas atau pekerjaan tersebut. 

Ditambah lagi dengan keraguan ketakutan dan emosi yang kita rasakan, sehingga membuat kita jatuh ke mode malasnya. 

BACA JUGA:Gak Bisa Kirim Video di WhatsApp, Ini Cara Mengatasinya

BACA JUGA:5 Rental Motor Terbaik di Palembang, Harga Mulai Rp80 Ribu Saja, Motor Matic Juga Tersedia di Sini

Saat itu kita lagi dan menghilangkan momentum untuk melakukan hal produktif yang kita inginkan di waktu 5 detik tersebut, sehingga tidak efisien untuk memulai suatu aktivitas dalam mode berpikir seperti itu. 

Kategori :