Silvi selaku emak-emak di Dusun Sawah mengatakan, dia pusing tujuh keliling karena gas epiji 3 kg harganya naik.
”Naiknya itu loh dua kali lipat jadi benar-benar pusing,” keluh Silvi.
Tak hanya harganya yang naik, kini gas elpiji 3 kg sangat susah untuk dicari alias langka.
BACA JUGA:Make Over Ajarkan MUA di Palembang After Raya Wedding Make Up Look
BACA JUGA:Apakah Pizza Dapat Menjadi Pilihan yang Mengenyangkan Saat Sahur?, Cek Disini
Berdasarkan informasi yang beredar, bahwa harga gas elpiji 3 kg ini mulai naik sejak memasuki bulan puasa.
Tono, salah seorang penjual nasi ikan lele di Simpang Tiga Muara Pinang, juga mengeluh.
Karena sejak harga gas elpiji 3 kg naik, ia harus mengeluarkan uang yang lebih banyak.
Belum lagi mencari gas elpiji 3 kg sangat susah.
BACA JUGA:Inilah Alasan Kenapa Es Batu Tidak Cocok untuk Kesehatan Gigi
"Gas elpiji 3 kg harganya naik dan jadi langka, setelah memasuki bulan Ramadhan," cerita Tono.
Tono menceritakan, bahwa ia rela rebut-rebutan dengan warga lainnya untuk mendapatkan gas elpiji 3 kg.
Bahkan kalau di desanya sedang habis semua, Tono terpaksa harus mencari ke Kecamatan Tetangga.
Namun sayangnya di kecamatan tetangga pun kadang juga habis gasnya.
BACA JUGA:Mirip di IKN, Bogor Pernah Bangun Gedung Berbentuk Garuda Senilai Rp75 Miliar, Kondisinya?