Selain itu, kata John Chen, Republik Rakyat Tiongkok tidak pernah memerintah Taiwan.
BACA JUGA:PIEP Raih Silver Winner dalam Kategori Press Release Terbaik di HUT ke-78 SPS 2024
BACA JUGA:CEO Petrofund Negara Namibia Kunjungi IDTC Milik Pertamina Drilling, Ini Tujuannya
John Chen menekankan, bahwa Taiwan bukan bagian dari Republik Rakyat Tiongkok.
“Status quo Selat Taiwan saat ini juga merupakan fakta objektif yang diakui secara internasional.
Upaya Beijing memaksakan “Prinsip Satu Tiongkok” kepada negara-negara lain dan organisasi internasional, telah melanggar kemerdekaan politik negara lain.
Selain hanya akan meningkatkan antipati rakyat Taiwan dan komunitas internasional, terhadap perilaku intimidasi dan tirani dari Tiongkok,” papar John Chen.
BACA JUGA:Fakta Menarik Batu Akik Pandan Merah, Silahkan Baca Ulasannya
Sisi lain, lanjut Jhon Chen, Taiwan adalah mitra dagang dan ekonomi penting, yang memainkan peran krusial dalam rantai pasokan global.
“Bakal ada kerugian ekonomi global angat besar, lebih dari 10 triliun dolar AS atau 0 persen dari total GDP global, jika Tiongkok menyerang Taiwan.
Sebuah skala kerugian lebih besar dari perang Rusia-Ukraina dan pandemi Covid-19,” paparnya.
“Jumlah warga negara asing dari Asia Tenggara yang tinggal di Taiwan, melebihi 1.000.000 orang, termasuk 400.000 warga negara Indonesia.
BACA JUGA:Pakai Batu Akik Jala Sutra dan Inilah 9 Khasiat Luar Biasa
BACA JUGA:15 Manfaat Batu Akik Kecubung Es, Nomor 14 Sebagai Sarana Ketenangan Hati
Sehingga bila Tiongkok menyerang Taiwan, kerugian akan dialami masyarakat di seluruh dunia.