Bupati Muchendi Ungkap Kunci Sukses Swasembada Pangan di OKI

Kamis 07-08-2025,20:08 WIB
Reporter : Mujianto
Editor : Mujianto

“Kita tidak ingin alat-alat ini hanya jadi pajangan. Mari ubah pola pikir, kita rawat bersama.

BACA JUGA:Kemensos Fokuskan Pemberdayaan Terhadap KPM PKH BPNT Siap Graduasi Melalui Program Bantuan Usaha PPSE!

BACA JUGA:Selain Pempek, 7 Makanan Tradisional Khas Palembang Ini Tak Kalah Lezatnya!

Bantuan ini harus berkembang, seperti kata Menteri Pertanian, kombain satu bisa jadi dua, asal dikelola dengan baik,” tegas Muchendi.

Sularno, petani di Kecamatan Tanjung Lubuk, mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan alsintan.

“Dulu panen dilakukan manual, memakan waktu dan tenaga. Sekarang dengan combine harvester, panen jadi lebih cepat dan hasilnya meningkat,” ujarnya.

Upaya mendukung ketahanan pangan juga dilakukan masyarakat dengan mengalihkan fungsi lahan karet menjadi sawah.

BACA JUGA:KPM Wajib Pahami! Beberapa Kendala Penyebab Bansos PKH dan BPNT Tak Cair

BACA JUGA:Gubernur Herman Deru Hibahkan Eks Gedung Samsat Palembang I untuk Dukung Tugas Ditlantas Polda Sumsel

Langkah ini mendapat apresiasi dari Bupati Muchendi.

“Sudah banyak warga yang secara sukarela mengganti kebun karet mereka menjadi sawah.

Ini menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ketahanan pangan,” katanya.

Menurutnya, langkah tersebut banyak dilakukan warga di Kecamatan Lempuing, Lempuing Jaya, dan sejumlah wilayah lain.

BACA JUGA:Pertamina Tekan Angka Stunting di Lubuklinggau Melalui Program Posyandu Sehat Berdaya

BACA JUGA:Makanan Khas Pagar Alam Sumsel Kelicuk, Makan Hari Ini Nikmatnya Terasa Sampai Besok Pagi

Bahkan, pohon karet produktif pun ditebang untuk dijadikan cetakan sawah.

Kategori :