BACA JUGA:Bupati Muba Ingatkan ASN 3 Poin Penting Pada Apel Perdana di Tahun 2026
Dukungan Kadisnakertrans Rokan Hilir dalam Standardisasi SDM
Senada dengan hal tersebut, Kadisnakertrans Kabupaten Rokan Hilir, Firdaus, turut memberikan dukungan penuh terhadap usulan Kadisnakertrasn Muba, yakni penguatan kualitas tenaga kerja daerah penghasil migas melalui standardisasi sertifikasi.
"Kehadiran kami di Partnership Gathering ini adalah langkah strategis, untuk memastikan tenaga kerja asal Rokan Hilir memiliki kualifikasi yang relevan dengan kebutuhan industri migas terkini.
Kami sepakat bahwa sinkronisasi antara pusat dan daerah sangat penting agar putra-putri daerah tidak hanya menjadi penonton di wilayahnya sendiri, tetapi menjadi tenaga ahli yang tersertifikasi secara resmi oleh lembaga kredibel seperti PPSDM Migas," papar Firdaus.
BACA JUGA:Wabup Muba Hadiri Pengajian Akbar Isra Miraj di Kecamatan Sungai Lilin
BACA JUGA:Bupati Muba Syukuran Hari Lahir ke-62 Tahun Bersama Anak Panti dan ABK
Firdaus juga menambahkan bahwa ke depannya, Rokan Hilir akan terus mendorong pola kerja sama yang terintegrasi agar penyerapan tenaga kerja lokal di berbagai proyek strategis migas dapat berjalan lebih optimal.
Kehadiran Multi-Stakeholder
Gathering ini turut dihadiri oleh berbagai entitas strategis, mulai dari pemerintah daerah seperti Bojonegoro, Tuban, dan Sorong, pimpinan industri migas, seperti PT Pertamina Group, Exxon Mobil Cepu Ltd, dan Medco E&P Indonesia, hingga akademisi dari berbagai perguruan tinggi migas.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan peluncuran Booklet Layanan PPSDM Migas, yang diharapkan menjadi katalisator kerja sama sektor energi di masa depan. ***