“Penelitian dan penulisan sejarah kelembagaan merupakan pekerjaan penting karena sejarah menjadi bagian dari identitas dan memori institusi,” ungkapnya.
Ia berharap proses pengumpulan dan verifikasi sumber dilakukan secara cermat.
Dengan demikian, sejarah yang nantinya disusun tidak hanya menjadi dokumentasi, tetapi juga mampu memberikan pembelajaran dan inspirasi bagi generasi penerus.
BACA JUGA:Kapus Bela Negara dan PKM LPPM Unhan RI Bekali Konsensus Dasar Bangsa pada Pegawai BI, Ini Tujuannya
BACA JUGA:Solid dan Kompak! Kebersamaan Staf LPPM Unhan RI Jadi Motor Kinerja Positif
Data Seskoad Jadi Bahan Penyusunan Buku
Berbagai informasi yang diperoleh selama kegiatan di Seskoad selanjutnya akan dikaji oleh Tim Penelitian Sejarah Unhan RI.
Pengalaman dalam mengelola museum, merawat koleksi sejarah, mengembangkan pembelajaran dan menyelenggarakan kunjungan akademik akan menjadi bahan pembanding.
Tim juga akan terus melakukan inventarisasi sumber sejarah Unhan RI.
BACA JUGA:Gaya Hidup Sehat Ala LPPM Unhan RI, Komitmen Jaga Kebugaran dan Kebersamaan
BACA JUGA:LPPM Unhan RI Bekali Pelajar Kepemimpinan Bela Negara, Songsong Indonesia Emas 2045
Dokumen, foto, arsip, buku dan benda peninggalan akan ditelusuri untuk melengkapi bahan penulisan.
Selain sumber tertulis dan benda bersejarah, keterangan dari para narasumber juga akan menjadi bagian penting dalam penelitian.
Langkah tersebut dilakukan agar perjalanan Unhan RI dapat direkonstruksi berdasarkan sumber yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pada akhirnya, buku “Universitas Pertahanan Republik Indonesia: Sejarah, Inspirasi, Inovasi” diharapkan bukan sekadar menjadi buku sejarah.
BACA JUGA:LPPM Unhan RI Bekali Wawasan Kebangsaan kepada Siswa SMA Negeri 1 Bogor, Yuk Intip Keseruannya!
Lebih dari itu, buku tersebut diharapkan mampu merekam perjalanan, identitas, nilai perjuangan dan berbagai gagasan yang ikut membentuk Unhan RI.