Honda

Lift Jembatan Ampera Mulai Dipasang, Desember Uji Coba, Ubah 1 Lubang Paku Rusak Landmark Palembang

Lift Jembatan Ampera Mulai Dipasang, Desember Uji Coba, Ubah 1 Lubang Paku Rusak Landmark Palembang

Ilustrasi Jembatan Ampera-Alhadi Farid-Palpres.com

Menurutnya kegiatan tersebut bukan masalah yang mendesak dan bukan menjadi solusi dalam mengatasi permasalahan yang dimiliki jembatan Ampera.

BACA JUGA:Jembatan Ampera, Simbol Kebangkitan Indonesia Setelah Kemerdekaan

Lagi pula, sambung dia, efektifitas penggunaan lift di jembatan Ampera juga diragukan.

“Seberapa sering lift itu akan dipakai sehingga pemakaian nya itu berguna dan tidak dianggap penghamburan anggaran. Jika ada kajian mengenai pemanfaatan lift ini silakan dibuka agar bisa dilihat oleh masyarakat,” ucapnya.

Di sisi lain, Jembatan Ampera merupakan Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) sehingga perlakuan perlindungannya sama seperti kawasan Cagar Budaya.

“Perlakuannya sama, ODCB dan CB sama-sama sudah dilindungi oleh UU Cagar Budaya, bedanya ODCB belum diputuskan resmi saja melalui sidang TACB (Tim Ahli Cagar Budaya). Selama belum diputuskan, selama masa menunggu untuk diputuskan, maka ODCB dilindungi oleh UU,” tegasnya.

BACA JUGA:Kata Dinas PUBMTR, Pemasangan Lift Tidak Akan Membahayakan Jembatan Ampera

Seperti diketahui sebelumnya, pemasangan lift di Jembatan Ampera dilakukan oleh petugas BBPJN Wilayah Sumsel.

Satker PJN 3 PPK 3.6 Jembatan Khusus BBPJN Wilayah Sumsel, Dicky Romansyahmengatakan, proses pemasangan lif sudah berlangsung sejak 18 November lalu.

Targetkan, pemasangan tersebut selesai pertengahan Desember nanti.

Lift yang dipasang, sambung dia, berkapasitas 3-4 orang. Selesai terpasang, lift akan dilakukan uji coba pada akhir Desember ini.

BACA JUGA: Ini yang Bisa Kamu Lakukan Jika Main di Area Jembatan Ampera

Menurut Dicky, Jembatan Ampera sejak dahulu sebenarnya telah memiliki fasilitas lift. Namun, modelnya berusia lama dengan penutup pintu dari terali besi.

Oleh sebab itu, petugas melakukan pembongkaran lift yang lama dan menggantinya dengan lift baru.

"Bobot yang lama itu sekitar 4 ton, sementara untuk yang baru hanya tiga ton," sebutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: