Honda

Warga Perairan Terkecoh, Kapal Penyebrangan Pelabuhan Sri Menanti Beroperasi di Bangka

Warga Perairan Terkecoh, Kapal Penyebrangan Pelabuhan Sri Menanti Beroperasi di Bangka

Kapal penyebrangan untuk mengangkut barang dan penumpang bagi masyarakat Kecamatan Muara Telang dan Sumber Marga Telang kini keberadaannya di wilayah Bangka.-Budi Alamsyah-Palpres.com

BANYUASIN, PALPRES.COM- Kapal penyebrangan untuk mengangkut barang dan penumpang bagi masyarakat Kecamatan Muara Telang dan Sumber Marga Telang kini keberadaannya di wilayah Bangka.

"Informasinya kapal tersebut beroperasi di wilayah Bangka,"ujar Iswandi Ketua RJB Banyuasin.

Tak sedikit masyarakat bertanya kenapa kapal tersebut sampai beroperasi di pelabuhan Bangka, bukan di wilayah Banyuasin.

"Tidak adanya kapal tersebut membuat warga perairan terkecoh bagi mereka yang hendak menumpang kapal,"terangnya.

BACA JUGA:Jembatan Tol Terpanjang di Indonesia, Penghubung Tol Kapal Betung Menuju Jambi

Sebelumnya kapal sempat bersandar di pelabuhan Srimenanti Kecamatan Tanjung Lago lamanya berkisar 3 jam pada Kamis 17 November 2022.

Sementara itu Kadishub Banyuasin Mulyanto menambahkan, kalau kapal tersebut baru sebatas bersandar dan pemanasan mesin.

"Karena belum operasional setelah dermaga di depan srimenanti masih rusak," jelasnya.

Nantinya pihaknya masih menunggu dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan Republik Indonesia untuk membangun dermaga di seberangnya yaitu karang baru.

BACA JUGA:Cek Biaya Wisata Bahari di Kota Palembang Menggunakan Kapal Bus Air

"Sarana dan prasarana yang menunjang belum selesai seperti jalan dan dermagai," tukasnya.

Mengenai biaya atau tiket naik kapal itu, yaitu tiket orang dewasa Rp 12.000, balita Rp 2.000, kendaraan mulai dari Rp 12.000 hingga tertinggi Rp1,3 juta. "Intinya permudah akses bagi masyarakat,"jelasnya.

Bupati Banyuasin H Askolani mengatakan, Pemerintah Kabupaten Banyuasin melihat bahwa intensitas atau volume kegiatan masyarakat di Kecamatan Muara Telang dan Sumber Marga Telang untuk ke daratan maupun sebaliknya cukup tinggi.

Tentunya akan adanya efek domino keberadaan dermaga beserta kapal penyebarangan itu, sehingga diharapkan agar terjadi pertumbuhan ekonomi yang signifikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: palpres.com