Honda

Pakaian Bekas Buatan Dalam Negeri Nggak Kalah Keren, Kenapa Masih Lirik yang Impor

Pakaian Bekas Buatan Dalam Negeri Nggak Kalah Keren, Kenapa Masih Lirik yang Impor

Menparekraf Sandiaga mendorong pelaku thrifting atau jual beli pakaian bekas agar memasarkan dan menjual pakaian bekas buatan dalam negeri.--Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf

BACA JUGA:Kenalan Yuk dengan 5 Suku yang Ada di Provinsi Babel

Untuk itu, Sandiaga menuturkan hadirnya peluang ini menjadi kesempatan yang terbuka lebar bagi pelaku ekonomi kreatif untuk membangun sentra-sentra flea market (pasar loak) khusus untuk barang bekas dalam negeri.

Sementara terkait fesyen yang berkelanjutan lingkungan, Sandiaga menilai saat ini pelaku UMKM diharapkan agar lebih memiliki kesadaran akan pentingnya keberlangsungan dan keberlanjutan lingkungan. 

Sehingga ia mendorong agar pelaku fesyen lokal dapat memproduksi produk fesyen lokal baru dengan desain unik serta tetap mengutamakan prinsip ramah lingkungan atau mengarah ke fesyen yang berkelanjutan. 

“Dengan (memanfaatkan) pewarna alami bernuasa kebiruan yang biasa disebut dengan warna indigo, penggunaan tenaga kerja lokal terutama ibu-ibu, sehingga masa pakai (produk) fesyen ini lebih lama,” tandas Sandiaga. (*)

BACA JUGA:Tim Voly Palembang Bank SumselBabel Bertekad Sapu Bersih Tiga Laga

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: biro komunikasi kemenparekraf/baparekraf