Dengan efisiensi yang dilakukan BKN diharapkan akan lahir berbagai inovasi untuk mempermudah dan mempercepat penyelesaian pekerjaan.
BACA JUGA:Siaran Pers Terbaru dari BKN, Tenaga Honorer Kategori Ini Resmi Dicoret dari Pengadaan PPPK
Termasuk di dalamnya adalah untuk menemukan pegawai bertalenta digital.
Pola ini akan dilakukan evaluasi secara rutin setiap bulan.
Di lain kesempatan, ada ragam pendapat ASN BKN terkait instruksi efisiensi ini.
Seperti komentar dari Deri Yusuf, Analis SDMA Ahli Pertama yang mengatakan bahwa efisiensi anggaran bisa jadi langkah yang cermat.
BACA JUGA:BKN Beri Penjelasan Soal Pengangkatan Honorer Jadi PPPK, Begini Ketentuannya
BACA JUGA:Intip Jadwal Pencairan Bansos Pemerintah 2025, Mulai Dari PKH, BPNT, Beras 10 Kg Hingga BLT BBM!
Serta terukur untuk mendukung tercapainya suatu tujuan besar dengan mengurangi pos-pos pengeluaran yang tidak diperlukan.
Selain itu efisiensi anggaran bisa menjadi refleksi atau cermin bagi sebuah instansi, sejauh mana mereka dapat atau telah melakukan pemanfaatan/utilisasi sumber daya/resources yang mereka punya.
Pendapat lain dari Chusumaningrum, Analis SDMA Ahli Madya) yang berkantor di Gedung 2 BKN pusat juga berpendapat bahwa kebijakan efisiensi anggaran merupakan momentum bagi ASN.
Khususnya untuk terus meningkatkan inovasi dan kreativitas dalam menyelesaikan pekerjaan.
BACA JUGA:Resmi Dirombak! PNS Golongan 2b Terima Gaji dan 2 Tunjangan Tambahan Segini Pada Februari 2025
BACA JUGA:Rincian Gaji dan Tunjangan Anggota Polisi Terbaru Tahun 2025, Dari Terkecil Hingga Terbesar
“Inovasi dan kreativitas menjadi kunci dalam menyesuaikan diri dengan keterbatasan yang ada. Dan memastikan bahwa pelayanan kepegawaian di BKN tetap dapat terpenuhi dengan cara yang lebih efisien,” jelasnya.